Close Menu
JalaStoria.idJalaStoria.id
  • Home
  • Ragam
  • Perspektif
  • Storimini
  • Sosok
  • Telaah
    • Hukum
    • Riset
    • Buku
    • Film
  • Konsultasi
  • Mitra
  • Media
  • English Version
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn TikTok
  • Tentang Kami
  • Makna Logo
  • Daftar Isi
  • Tim Kami
  • Kirim Tulisan
  • Kontak Kami
  • Arsip
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn TikTok
JalaStoria.idJalaStoria.id
  • Home
  • Ragam
  • Perspektif
  • Storimini
  • Sosok
  • Telaah
    • Hukum
    • Riset
    • Buku
    • Film
  • Konsultasi
  • Mitra
  • Media
  • English Version
JalaStoria.idJalaStoria.id
Home»Storimini»Di Bawah Tekanan Luka dan Trauma

Di Bawah Tekanan Luka dan Trauma

Storimini jalastoria12 September 2018

Perempuan siswi kelas XII Aliyah itu sama sekali tidak pernah menyangka akan dipertemukan dengan lelaki berperilaku binatang.

Di sore yang sunyi itu, di tepi jalan dengan pohon tebu mengepung sekeliling, ia berjalan santai seorang diri, pulang dari sekolah.

Di tengah khayalannya meneruskan pendidikan S1 di bidang keperawatan, seorang lelaki tetiba turun dari motor dan mengadangnya.

Langkah siswi itu terhenti laku jahat lelaki yang kemudian membekap tangan, menutup mata, dan memperkosanya.

Pengalaman nahas itu sontak memupus angannya melanjutkan studi.

Bukan karena tak mampu secara ekonomi, melainkan karena penderitaan batin yang menyengat hati dan pikirannya.

Sejak kejadian di sore itu, ia sering menyendiri, murung, terus menangis, hingga berusaha menyakiti dan menyalahkan dirinya sendiri.

Ia takut hamil dan belum siap jika harus mengandung dan melahirkan anak.

Pengirim
Pegiat Isu Perempuan dan Anak

*sumber foto: change.org
—–

Stori Mini

Tulisan ini diolah berdasarkan testimoni/cerita berbasis fakta, yang diperoleh redaksi, mengenai pengalaman seseorang/sekelompok orang saat merasakan, menyaksikan atau mengetahui persoalan yang melilit hidup perempuan/anak baik dalam bentuk kekerasan maupun kejahatan fisik, psikis, ekonomi, dan/atau seksual.

Tulisan ini dimuat dengan dua tujuan. Pertama, pelepasan tekanan dan beban yang menumpuk di hati dan pikiran korban, pengirim stori mini. Kedua, penyebar-luasan pengalaman sebagai upaya saling-menguatkan di antara korban lain, pembaca stori mini, dengan pengalaman serupa.

Sekaligus juga sebagai upaya edukasi kepada khalayak tentang betapa menderitanya perempuan/anak korban kekerasan dan kejahatan fisik, psikis, ekonomi, dan/atau seksual.

Anak Korban Kekerasan
Share. WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Email Telegram

Related Posts

Perlunya Dukungan Keluarga terhadap Perempuan Tulang Punggung Keluarga

3 April 2026

Maskulinitas Jalan Raya dalam Perspektif Pengendara Motor Perempuan

3 April 2026

Pernikahan Merenggut Identitas Perempuan

3 Maret 2026

Comments are closed.

Relasi Gender di Suku Tuareg: Perempuan Tidak Bercadar, Laki-Laki yang Harus Melakukannya

9 Mei 2026

Mengecam Keras Pelaku Kekerasan yang Berlindung di Balik Otoritas Pendidikan dan Keagamaan

9 Mei 2026

Kala Split Bill Sentil Maskulinitas Pria

7 Mei 2026

Menjaga Perempuan atau Mendidik Laki-laki?

4 Mei 2026
banner jalastoria
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn TikTok
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Makna Logo
  • Kirim Tulisan
© 2026 | All rights reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.