Close Menu
JalaStoria.idJalaStoria.id
  • Home
  • Ragam
  • Perspektif
  • Storimini
  • Sosok
  • Telaah
    • Hukum
    • Riset
    • Buku
    • Film
  • Konsultasi
  • Mitra
  • Media
  • English Version
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn TikTok
  • Tentang Kami
  • Makna Logo
  • Daftar Isi
  • Tim Kami
  • Kirim Tulisan
  • Kontak Kami
  • Arsip
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn TikTok
JalaStoria.idJalaStoria.id
  • Home
  • Ragam
  • Perspektif
  • Storimini
  • Sosok
  • Telaah
    • Hukum
    • Riset
    • Buku
    • Film
  • Konsultasi
  • Mitra
  • Media
  • English Version
JalaStoria.idJalaStoria.id
Home»News»UNICEF Apresiasi Komitmen Indonesia Wujudkan Hak Anak di Hari Anak Nasional 2025

UNICEF Apresiasi Komitmen Indonesia Wujudkan Hak Anak di Hari Anak Nasional 2025

News Artika Kristanti28 Juli 2025
Maniza Zaman, Kepala Perwakilan (Representative) UNICEF Indonesia
Maniza Zaman, Kepala Perwakilan (Representative) UNICEF Indonesia

Jakarta (jalastoria.id) – Dalam peringatan Hari Anak Nasional 2025, Kepala Perwakilan UNICEF di Indonesia, Maniza Zaman, menyampaikan apresiasi tinggi atas kemajuan signifikan yang telah dicapai Pemerintah Indonesia dalam meningkatkan kualitas hidup anak-anak di seluruh nusantara.

UNICEF menyoroti pencapaian Indonesia dalam mengurangi angka malnutrisi, memperluas akses terhadap layanan kesehatan esensial, menyediakan air bersih dan sanitasi, serta memperkuat perlindungan terhadap anak dari kekerasan, termasuk di ruang digital. Selain itu, peningkatan akses terhadap pendidikan berkualitas yang relevan dengan keterampilan abad ke-21 juga menjadi sorotan utama.

“Kami memuji komitmen Pemerintah Indonesia, khususnya selama dekade terakhir, dalam memajukan hak-hak anak. Investasi yang berani dalam program-program prioritas anak di bawah inisiatif Quick Wins Presiden Prabowo merupakan langkah penting menuju visi Indonesia Emas 2045,” ujar Maniza Zaman dalam pernyataannya.

Anak Bukan Sekadar Penerima, Tapi Penggerak Perubahan

Maniza menegaskan bahwa anak-anak merupakan jantung masa depan bangsa. Dengan dukungan lingkungan yang tepat, anak-anak akan tumbuh sehat, kuat, dan kreatif—serta mampu bermimpi dan menggapai potensi tanpa batas.

“Anak-anak bukan hanya penerima layanan, tetapi juga penggerak perubahan. Suara mereka penting dan harus dilibatkan dalam keputusan yang menyangkut masa kini dan masa depan mereka, baik di rumah, komunitas, maupun dalam kebijakan publik,” lanjutnya.

Dukungan bagi Orang Tua dan Garda Terdepan

UNICEF juga memberikan penghargaan kepada para orang tua, pengasuh, serta para pahlawan garda terdepan seperti tenaga kesehatan, guru, pekerja sosial, dan tokoh masyarakat yang tanpa lelah memastikan anak-anak mendapatkan awal kehidupan terbaik.

Untuk mendukung para orang tua, UNICEF meluncurkan pusat sumber daya daring melalui situs resminya. Platform ini menyediakan informasi serta tips pengasuhan sesuai usia untuk membantu proses tumbuh kembang anak di berbagai tahap.

Tantangan Masih Ada: Ketimpangan dan Ancaman Baru

Meski kemajuan telah diraih, UNICEF juga menggarisbawahi sejumlah tantangan yang masih menghambat pemenuhan hak anak—seperti kemiskinan, disabilitas, keterpencilan geografis, serta ancaman baru seperti krisis iklim dan risiko digital.

“Seperti pepatah, ‘dibutuhkan satu desa untuk membesarkan seorang anak’. Pemenuhan hak anak memerlukan kerja sama seluruh elemen masyarakat—pemerintah, masyarakat sipil, sektor swasta, media, dan komunitas donor,” tegas Maniza.

Menuju Masa Depan Anak Indonesia yang Lebih Baik

UNICEF menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis Pemerintah Indonesia dalam menjamin bahwa setiap anak di negeri ini dapat bertahan hidup, tumbuh, berkembang, dan mencapai potensi penuhnya.

“Ketika hak-hak setiap anak terpenuhi, kita mengangkat tidak hanya anak tersebut, tetapi seluruh masyarakat dan bangsa. Hari ini dan untuk generasi yang akan datang,” tutup Maniza Zaman. (art)

Hari Anak Nasional UNICEF
Share. WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Email Telegram

Related Posts

JalaStoria dan Astra Gelar Program Literasi Pers Kampus dan Sosialisasi Lomba untuk Perkuat Kapasitas Mahasiswa di Bidang Jurnalistik Berperspektif Gender

16 Oktober 2025

Ibuisme Negara dan Penertiban Perempuan di Indonesia: Sejarah dan Kontinuitas

21 September 2025

Menteri PPPA: Seni Angklung Jadi Media Edukasi Anak Tanamkan Nilai Pancasila

28 Juli 2025

Comments are closed.

Relasi Gender di Suku Tuareg: Perempuan Tidak Bercadar, Laki-Laki yang Harus Melakukannya

9 Mei 2026

Mengecam Keras Pelaku Kekerasan yang Berlindung di Balik Otoritas Pendidikan dan Keagamaan

9 Mei 2026

Kala Split Bill Sentil Maskulinitas Pria

7 Mei 2026

Menjaga Perempuan atau Mendidik Laki-laki?

4 Mei 2026
banner jalastoria
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn TikTok
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Makna Logo
  • Kirim Tulisan
© 2026 | All rights reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.