Oleh: Salwa Aidah
Drama Korea Bitch x Rich 2 karya sutradara Im Dae Woong hadir sebagai kelanjutan dari musim pertamanya yang tayang sukses pada 2023. Dalam sepuluh episode, drama ini membawa penonton masuk ke dalam dunia sekolah elite Cheongdam International High School yang penuh manipulasi, krisis identitas, dan perebutan kekuasaan. Cerita musim kedua kali ini lebih gelap, lebih kompleks, dan berpusat pada satu tokoh yaitu Baek Je-na, seorang perempuan muda yang dipaksa berdiri sendiri menghadapi tekanan keluarga, pertemanan, dan warisan yang mulai runtuh di sekelilingnya.
Ketimpangan Keluarga dalam Bayang Kekuasaan
Baek Je-na adalah anak tunggal dari pemilik konglomerat Hanmyeong, sekaligus donatur utama sekolah Cheongdam. Namun status sosial dan kekayaan bukan jaminan kebahagiaan. Setelah kehilangan posisi dominannya sebagai pemimpin kelompok elit Diamond 6 dan dicurigai sebagai pembunuh, dunia Je-na mulai runtuh secara perlahan tapi pasti.
Konflik utama dalam drama ini berpijak pada struktur keluarga yang timpang dan manipulatif. Ayah Je-na menikahi guru bahasa Inggris yang semula adalah selingkuhannya. Sang ibu tiri tak hanya mengambil posisi sebagai istri resmi, tetapi juga mengklaim sedang mengandung anak pewaris baru. Posisi Je-na sebagai anak dan penerus sah diguncang habis-habisan, bahkan ia dijebak dalam kasus narkoba yang mencoreng reputasi keluarga.
Drama ini dengan tajam menyajikan bagaimana perempuan muda dalam keluarga patriarkal kerap diposisikan sebagai ancaman. Ketika Je-na berani bersuara, ia tidak hanya dibungkam, tetapi juga dijadikan target serangan. Kekuasaan yang mestinya diwariskan padanya justru dialihkan secara sepihak, menunjukkan bagaimana sistem seringkali tidak adil terhadap perempuan bahkan di dalam rumahnya sendiri.
Kekerasan Psikologis dalam Balutan Status dan Reputasi
Tidak seperti kekerasan fisik yang terlihat jelas, Bitch x Rich 2 mengeksplorasi bentuk kekerasan yang lebih sulit dikenali yaitu kekerasan emosional dan psikologis. Je-na mengalami pengkhianatan dari ayahnya, kehilangan kepercayaan dari teman-temannya, dan tekanan mental akibat perang pewarisan yang kejam.
Ia tak hanya dicabut dari warisannya, tapi juga dari ruang aman yang seharusnya dimiliki seorang anak, yaitu keluarga. Saat semua orang memilih menjauh atau menikam dari belakang, Je-na harus membentuk sendiri ruang aman itu dalam dirinya.
Drama ini menjadi pengingat bahwa luka batin akibat pengkhianatan orang terdekat jauh lebih menyakitkan dari sekadar kehilangan harta atau kekuasaan. Di sinilah kekuatan Bitch x Rich 2 bekerja, menggambarkan bagaimana tekanan emosional bisa menjadi medan perang yang sunyi tapi mematikan, terutama bagi perempuan muda yang sedang membentuk identitasnya.
Ajakan untuk Lebih Peka dan Memberdayakan
Sekolah yang mestinya menjadi ruang untuk berkembang, justru menjadi tempat di mana dendam, rumor, dan tekanan eksistensial tumbuh subur. Drama ini menunjukkan bahwa tekanan sosial di lingkungan elite tak kalah menyakitkan dari kekerasan. Dengan menempatkan sekolah sebagai dunia yang lebih luas, Bitch x Rich 2 menyampaikan pesan bahwa ketimpangan kekuasaan dan kekerasan simbolik bisa hadir di mana saja, bahkan di antara remaja.
Meski hadir dalam balutan glamor dan konflik elite, pesan dari Bitch x Rich 2 tetap membumi, bahwa perempuan muda punya hak untuk bersuara, bertahan, dan memimpin. Dalam kehidupan nyata, banyak perempuan menghadapi bentuk-bentuk kekerasan yang tak terlihat, baik dalam keluarga maupun lingkungan sosial mereka. Seperti Baek Je-na, mereka butuh ruang aman, dukungan, serta kesempatan untuk menentukan jalan mereka sendiri.
Drama ini adalah pengingat bahwa ketidakadilan struktural masih nyata dan harus dilawan, bukan dinormalisasi. Dalam narasi fiksi ini, kita bisa melihat refleksi dunia nyata yang sering kali menyudutkan korban, dan terlalu lambat menghukum pelaku.
Baek Je-na Adalah Kita Semua
Bitch x Rich 2 menampilkan Baek Je-na sebagai gambaran perempuan yang tak menyerah meski dihancurkan dari segala sisi. Ia bukan sekadar karakter remaja kaya dalam drama sekolah, ia adalah simbol dari banyak perempuan yang memilih melawan, bukan menyerah.
Dalam masyarakat yang masih bias dan tidak adil, kita butuh lebih banyak cerita seperti ini. Karena dalam dunia nyata, tidak semua Baek Je-na punya kesempatan yang sama untuk membalik keadaan. Tapi lewat kisahnya, kita diingatkan bahwa kekuatan perempuan bukan fiksi, ia nyata, dan layak dirayakan. Perempuan juga bisa memimpin.
Identitas Drama:
Penulis naskah: Kwak Young-im
Sutradara: Lim Dae-woong & Park Hyung-won
Sumber: Wikipedia
Poster Bitch x Rich 2
Sumber: KokTv on Instagram @koktv_official

